oleh

5 OPD Pemprov Bengkulu Belum Ajukan Paket Lelang ke ULP

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Proses lelang pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2018, yang akan dilaksanakan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Bengkulu, agar bisa berjalan dalam kondisi aman dan nyaman.

Pasalnya jika terjadi situasi yang tidak kondusif, di duga akan mengganggu kinerja dari personil ULP. Apalagi untuk kegiatan tahun anggaran 2018 ini, sudah ditayangkan di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), dengan Rencana Umum Pengadaan (RUP) totalnya sebanyak 1.698 paket.

Asisten II Sekda Provinsi Bengkulu Yuliswani, di Pemprov Bengkulu mengaku, dari jumlah tersebut, tidak seluruhnya dilakukan pelelangan proses pengadaannya oleh ULP. Dimana yang dilaksanakan pihak ULP sebanyak 377 paket.

Sedangkan yang lainnya, akan dilakukan oleh pejabat pengadaan yang langsung di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Bengkulu masing-masing.“Untuk perkembangan pengadaan langsung oleh pejabat di OPD masing-masing, sudah banyak yang melakukannya. Sedangkan untuk 377 paket pengadaan dari 24 OPD yang dilaksanakan oleh pihak ULP, sebanyak 19 OPD sudah mulai memasukan paket-paketnya untuk di lelang. Tapi untuk yang 5 OPD lainnya belum mengajukan, dan 18 OPD lainnya, tidak ada paket lelang,” ujarnya, Jumat, (23/3/2018).

Dikatakan, dari 19 OPD yang mengajukan paket untuk di lelang, sebanyak 47 paket sudah yang diproses, dengan rincian 21 paket dalam persiapan, 18 paket dalam proses, gagal 2 paket lelang dan selesai sebanyak 6 paket.

“Untuk 5 OPD yang belum menyampaikan paket lelangnya berdasarkan data SIRUP dan ULP, yaitu, Dinas Perumahaan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan sebanyak 23 paket, Inspektorat sebanyak 6 paket, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia sebanyak 7 paket, Badan Penghubung sebanyak 2 paket, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 24 paket,” terangnya.
Kendati demikian ditambahkan, sebetulnya Pemprov ingin cepat-cepat, tapi semuanya itu berproses. Dimana persiapan tersebut sendiri sebelum memasukan ke ULP dan tidak bisa langsung begitu saja.

Kemudian ULP juga melakukan cek dan ricek lagi, sesuai atau tidaknya. Sekarang sudah 47 dari 377 paket lelang tahun ini.
“Dalam pelaksanaanya sendiri juga disesuaikan dengan waktu kegiatannya,” tukasnya.(red-1)

Komentar