oleh

Bank Dunia Bantu PDAM Benteng 44 Miliar

BENTENG, bengkuluone.co.id – Dibawah kepimpinan Siti Yuningsi AZ selaku Diretur, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), berhasil mendapatkan bantuan dari Bank Dunia dengan angka mencapai Rp 44 Milliar. Bantuan tersebut, nantinya akan dikelola melalui paket pengerjaan yang dikelola oleh pihak Kementrian PUPR.

“Alhamdulillah kita mendapatkan bantuan barang dari dunia. Semuanya dibantu dalam bentuk pembangunan aset untuk mendukung kinerja PDAM dalam pelayanan penyediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Kabupaten Benteng,” ujar Siti, rabu (17/06/2020).

Bantuan tersebut juga diberikan secara cums-cuma, dan segera akan dilaksanakan lelang oleh Kementrian PUPR melalui pelaksana di lapangan yakni Balai Wilayah VII Sumatera yang ada Provinsi Bengkulu.

Sebelum pelaksanaan lelang kegiatan, Siti nenerangkan dirinya terlebih dahulu akan melakukan memaparkan secara langsung terkait rencana pengerjaan bantuan dari Bank  Dunia.

“Pengerjaan akan berlangsung selama dua tahun, yakni 2021 hingga 2022,” tegas Siti.

Lebih dalam dalam lanjut Siti, selain bantuan dari Bank dunia,  Pemkab Benteng juga akan menyiapkan dana pendamping dengan total anggaran mencapai Rp 11 M yang terbagi menjadi dua paket.

“Yang pertama akan disalurkan sebesar 4 miliar di 2021, sementara sisanya baru akan disalurkan pada paket kedua pada tahun 2022 mendatang,” ujarnya lagi.

Dengan demikian ia berharap kedepan tidak ada lagi terjadi keluhan perihal aset yang kurang. Karena menurutnya aset merupakan hal terpenting untuk mendukung program kerja dalam hal penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat.

“Kami ingin pelayanan terbaik  bagi seluruh pelanggan PDAM Tirta Rafflesia,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru