oleh

BPBD Provinsi Bengkulu Uji Publik Protap TRC

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Membangun kesatuan langkah dan kebersamaan pada saat penanggulangan bencana, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengadakan rapat uji publik prosedur tetap (PROTAP) Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Bengkulu, Selasa, (19/12/2017), bertempat di salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang.

Pelaksana harian (Plh) Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Soemarno dalam laporannya mengatakan, selama ini penanganan bencana terksesan lamban.

Oleh karena itu dengan adanya protap dan dibentuknya Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berjumlah 13 orang yang berasal dari unsur akademisi, profesional dan pengarah, harus berada di garda terdepan serta mempunyai insting yang benar benar cepat, dalam penanggulangan bencana.

“Kegiatan ini bertujuan membangun koordinasi yang baik dan efektif antar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta instansi lintas sector. Harapannya keberadaan TRC nantinya benar benar cepat dalam bekerja,” katanya.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menjelaskan, Provinsi Bengkulu sebagai salah satu daerah rawan bencana, sebetulnya bukan sesuatu yang harus ditakuti dan dikhawatirkan.

Hanya saja yang lebih penting sekarang dan kedepan bagaimana kesiap-siagaan setiap jika terjadinya bencana.

Oleh sebab itu perlu kesadaran untuk selalu siap siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Bukan hanya sebatas di kalangan pemerintah saja, tetapi hingga kalangan masyarakatnya.

“Kesadaran siap siaga tersebut bisa meminimalisir resiko yang terjadi. Untuk itu perlu diadakan simulasi bencana, agar protapnya dapat benar benar dipraktekkan,” pungkasnya.(red-3).

Komentar