oleh

Diduga Lakukan Asusila, Pelajar SMP di Amankan

Bengkuluone.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Talang Empat, Bengkulu Tengah (Benteng) berhasil mengamankan terduga pelaku tindak asusila anak dibawa umur AR (15) yang berstatus seorang pelajar di salah satu SMP Negeri di Kabupaten itu, Jumat (06/09/2019).

Data terhimpun bengkuluone, penangkapan terduga pelaku merupakan tindak lanjut pelaporan dari seorang warga Bengkulu, yang mengaku jika anaknya SL (15) mengalami tindakan asusila oleh orang tak dikenal (OTD).

Kapolres Bengkulu Utara (BU), AKBP Ariefaldi Warganegara, melalui Kapolsek Talang Empat Iptu Muhammad Nazal Fawwas, S.IK, M.Si menuturkan, sesuai laporan yang pihaknya terima, untuk terduga pelaku semuanya berjumlah tiga orang dan salah satunya yakni saudara AR.

“Satu orang sudah kita amankan, dan segera dilimpahkan ke polres bengkulu utara untuk ditindak lanjuti,” ujar Nazal, Jumat (06/09/2019).

“Sedangkan dua pelaku lainya masih dalam proses pengumpulan data. Karena indentitas keduanya masih belum jelas,” terangnya.

Lebih dalam lanjut Nazal, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 24 Agustus 2019, dan baru dilaporkan tanggal 2 September kemarin. Yang mana terang dia, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 wib, di salah satu perumahan di Desa Dusun Baru, Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Ar ini merupakan salah satu dari tiga terduga pelaku yang memang masuk target oprasi kita selama dua minggu terakhir,” tegas Nazal.

Nazal menjelaskan, kasus tersebut bukan kasus perkosaan, melainkan lebih kepada kasus persetubuhan anak dibawah umur.

“Karena korban dan terduga sama sama masih berstatus pelajar SMP. Ada kemungkinan korban dan pelaku bisa saja dipulangkan ke orang tua masing masing. Akan tetapi meskipun demikian kasus ini akan ditindak lanjuti, bahkan keduanya akan ditangani langsung oleh kementrian perlindungan perempuan dan anak dan juga Bapas,” beber Nazal.

Terpisah usai diamankan, AR mengaku dirinya tidak mengenal korban. Bahkan terang dia persetubuhan tersebut bermula dari kedua terduga lainya yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Saya sama sekali tidak mengenal korban. Yang saya tau korban datang bersama kedua teman saya,” pungkasnya. (BLS)

Komentar

Berita Terbaru