oleh

Dikawal Legislator, Belasan Poktan Terima Bantuan Alsintan dari Kementan RI

bengkuluone.co.id : Belasan Kelompok Tani-Poktan di wilayah Kabupaten Seluma, Rabu, (8/11/2017) kembali menerima bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementrian Pertanian (Kementan) RI untuk tahun anggaran 2017.
Penyaluran bantuan Alsintan berupa pompa air sebanyak 5 unit, hendtraktor sebanyak 7 unit dan Traktor roda 4 sebanyak 1 unit tersebut, juga dikawal oleh Anggota Komisi IV DPR RI Susi Marleny Bachsin.
“Pengawalan bantuan Alsintan yang kita lakukan ini, sebagai pelaksanaan fungsi pengawasan dari pihak legislatif terhadap pelaksanaan program pemerintah kepada masyarakat. Apalagi bantuan ini berasal dari dana aspirasi dan program pemerintah untuk tahun 2017,” ungkapnya.
Diakui Susi, setelah pihaknya melihat kondisi di lapangan secara langsung dan menerima aspirasi dari Poktan dan dinas teknis, dengan adanya bantuan Alsintan ini kemajuan di masyarakat petani di nilai cukup baik. Apalagi jika program ini, terus berlanjut dan sistem mengelola lahan pertaniannya sudah menggunakan Alsintan, diyakini masyarakat petani akan lebih sejahtera.
“Kita minta Pemerintah agar meneruskan program pemberian bantuan Alsintan ini kepada Poktan. Kemudian dalam pembagiannya di setiap daerah agar tidak disama-ratakan. Mengingat luar lahan pertanian, khususnya persawahan berbeda-beda. Jika dari pengkajian luas lahan pertanian dari wilayah Bengkulu lebih luas, agar bisa lebih diperbanyak lagi diberikan kepada masyarakat petani di Bengkulu,” pintanya.
Selain itu ditegaskan Anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini, langkah pengawalan penyerahan bantuan Alsintan di wilayah Bengkulu ini, juga untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya Pungutan Liar (Pungli) terhadap kepada Poktan penerima.
“Apabila memang ada petani yang diberatkan oleh dinas teknis di daerah, bagi Poktan yang mendapatkan bantuan Alsintan membayarkan sejumlah uang, laporkan langsung ke Kementan RI atau saya selaku mitra kerja eksekutif juga bisa. Kita pasti akan tindak lanjuti,” tukasnya.(red)

Komentar