oleh

Dinas LHK Lakukan Bimtek Jaga Kualitas Udara Bengkulu

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Guna pengukuran kualitas udara ambien dengan menggunakan parameter ukur SO2 dan NO2, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantauan Kualitas Udara Ambien dengan menggunakan metode Passive Sampler, yang diikuti perwakilan Dinas LHK Kabupaten/Kota se Provinsi Bengkulu.

Dimana untuk tujuan kegiatan ini, menyamakan persepsi kemampuan stakeholder Dinas LHK baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, dalam pemantauan kualitas udara ambien dengan menggunakan metode passive sampler.

“Ini langkah mengetahui kualitas udara di wilayah perkotaan yang akan digunakan untuk menentukan Indeks Kualitas Udara (IKU) Kabupaten/Kota,” Ujar Kepala Dinas LHK Provinsi Bengkulu, Agus Priambudi, di Bengkulu.

Diakui, berdasarkan data, indeks kualitas udara Provinsi Bengkulu tahun 2017 berada pada nilai 92,5, atau jauh di atas IKU nasional yakni 82. Oleh karena itu diharapkan ASN di Dinas LHK se Bengkulu agar bersama-sama memperbaiki lingkungan hidup yang layak bagi masyarakat.

“Kita harus mempunyai tanggung jawab yang di emban dibandingkan dengan masyarakat yang lain, disamping kita merupakan abdi atau pelayan masyarakat,” katanya, Selasa, (17/4/2018).

Selain itu dijelaskan, ada empat aspek dalam pengukuran kualitas udara ambien, yakni transportasi, perumahan, industri dan pemukiman. Dengan empat aspek tersebut, akan diketahui apa faktor apa yang mempengaruhi kualitas udara.

“Jika Bengkulu ini bagus, saya kira ini adalah harapan semua pihak khususnya dalam menyambut Visit 2020 Wonderful Bengkulu,” katanya.

Dalam Bimtek yang dimoderatori Sekretaris Dinas LHK Provinsi Bengkulu Murlin Hanizar, menghadirkan narasumber dari Kasi Inventarisasi dan Status Kualitas Udara Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara Kementerian LHK RI, Nevy Rinda Nugraini.
Lalu dalam Bimtek itu juga dilakukan simulasi pemasangan alat pemantau udara dengan metode Passive Sampler serta diskusi tanya jawab.(red-3)

Komentar