oleh

Empat Hari Menjabat Careteker Walikota Budiman Ismaun Mendapat Penolakan

 

Hukum- bengkuluone.co.id, Pelantikan Budi Ismaun sebagai Caretaker Walikota Bengkulu mendapat penolakan dari sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Forum Aksi Kota Membangun (FAKAM), pasalnya melalui Sukman Hakim sekretaris umum FAKAM hari ini sudah menyampaikan permohonan Audiensi yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Bengkulu.

Didalam keterangannya Fakam “Mempertanyakan apa yang menjadi argumentasi logis penunjukan Budiman Ismaun sebagai Caretaker Walikota Bengkulu, sedangkan yang bersangkutan di sinyalir berbau nepotisme, selain itu FAKAM juga mempertanyakan terkait moralitas yang bersangkutan diduga cacat secara moral karena di terpa isu perselingkuhan, ”.

Selain itu penunjukan Caretaker biasanya dijabat pejabat yang tidak begitu sibuk. “Bapak Plt. yang kami tahu sebagaimana kebiasaan, jabatan Caretaker Kepala daerah biasanya dijabat oleh pejabat yang tidak begitu sibuk, seperti asisten, staf ahli atau Kepala Biro yang membidangi Pemerintahan” keterangan FAKAM

Menurut rencana audiensi tersebut akan dilaksanakan pada 29 januari 2018. “ Insyallah jika tidak ada halangan kita akan melaksanakan audiensi dengan Ketua DPRD Kota Bengkulu pada senin 29 januari 2018 sambil menunggu konfirmasi lebih lanjut dari kesekretariatan DPRD Kota”  Pungkas Sukman

Diketahui menjelang pelantikan calon caretaker walikota Bengkulu sempat beredar isu masalah dugaan adanya pejabat yang pernah terlibat tindakan amoral, di jajaran pemerintah pemprov Bengkulu. Menurut sumber media ini dugaan peselingkuhan tersebut terjadi saat tahun 2013 sehingga pejabat tersebut di mutasi. Menanggapi isu tak sedap tersebut Plt Gubernur Rohidin Mersyah mengingatkan jangan menggunakan dugaan atau isu sebagai rujukan.

Komentar