oleh

Empat Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu Tidak Persoalkan Nomor Urutnya

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Pasca pleno penetapan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota, yang akan bertarung pada Pilwakot Bengkulu tahun 2018 ini oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota, ke 4 Paslon mayoritas menerima dan mensyukurinya.

Dari empat Paslon, nomor urut 1, pasangan Mayor Inf. David Suardi-Bakhsir, nomor 2 pasangan Erna Sari Dewi-Ahmad Zarkasih, nomor urut 3 pasangan Helmi Hasan-Dedy Wahyudi dan nomor urut 4, pasangan Patriana Sosialinda-Mirza.

Calon Walikota dari Jalur Independent, Mayor Inf. David Suardi mengatakan, kendati awalnya menginginkan nomor urut satu, biar enak bermain kata-kata, tetapi dengan nomor satu ini, pertanda baik bagi Paslon David-Bakhsir.

“Dengan mendapatkan perolehan suara terbanyak nomor satu dan menang saat pemilihan nanti,” ujarnya, Selasa, (13/2/2018).

Senada dengan itu, Paslon Walikota dan Wakil Walikota dengan nomor urut dua Erna- Zarkasih mengaku mensyukuri dapat nomor urut dua. Pasalnya nomor dua itu, sama dengan apa yang diciptakan oleh Allah SWT.

“Filosofi nomor dua itu juga adalah pengabdian dan Insya Allah berbakti untuk kota kelahiran Kota Bengkulu,” jelasnya.

Disamping itu, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Helmi Hasan-Dedy Wahyudi menyatakan, nomor urut 3 itu adalah nomor cantik. Lantaran jika kertas suaranya mendatar, dan pasangan nomor urut tiga, posisinya di tengah, sehingga dianggap dalam posisi diuntungkan.

“Nomor tiga itu simbolnya paling enak. Coba kalau lima jari kemudian jari telunjuk dan jempol jadi satu lingkaran. Itu akan lebih enak dan mudah mensosialisasikannya,” ucapnya.

Selain itu, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Patriana Sosialinda-Mirza menjelaskan, nomor empat itu tentu mempunyai makna penting untuk memenangkan kontestasi Pilwakot Bengkulu.

“Kami bersama tim akan berikhtiar untuk mendapatkan kemenangan,” katanya.
Sementara, Ketua KPU Kota Bengkulu Darlinsyah menambahkan, dengan nomor urut yang sudah diperoleh masing-masing Paslon ini, sudah bisa dipakai untuk sosialisasi diri kepada masyarakat Kota.(red-3)

Komentar