oleh

FSPMB Ingatkan : Calon Caretaker Jangan Sampai Memiliki Persoalan Amoral

Goang Ginaldi Ketua FSPMB

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Hari ini tanggal 21 januari merupakan hari terakhir Helmi Hasan- Patriana Sosialinda menjabat sebagai Walikota dan Wakil walikota Bengkulu artinya tanpa terasa sudah lima tahun pembangunan di kota Bengkulu dilaksanakan Helmi- Linda.

Dengan berakhirnya jabatan Walikota dan Wakil walikota tersebut secara otomatis menyebabkan kekosongan jabatan walikota dan wakil walikota, sehingga untuk sementara waktu harus digantikan dengan Caretaker atau pejabat Walikota Bengkulu mengantikan posisi Helmi Hasan menjelang ditetapkanya Calon terpilih hasil Pilwakot Bengkulu 2108.

Dilansir dari harianrakyatbengkulu.com  Terjawab sudah siapa birokrat yang menjabat  caretaker atau Plt walikota Bengkulu mengatikan Posisi Helmi Hasan ia adalah Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu H. Budi Ismaun.  “Kementerian Dalam Negeri (Keendagri) sudah mengeluarkan surat persetujuan pelantikan caretaker yang akan dilaksanakan senin (22/1) sebagai tindak lanjut usulan dari Plt Gubernur Bengkulu, Drh. H Rohidin Mersyah, MMA. Menteri Tjahyo menjawab jika dia sudah menerbitkan rekomendasi persetujuan atas usulan Plt Gubernur Bengkulu melalui Dirjen Otda”

Terkait isu Budiman Ismaun yang dipilih menjabat caretaker Walikota oleh menteri dalam Negeri,  beredar dari pesan SMS dan WA  yang  jadi buah bibir pejabat di lingkungan pemerintah daerah provinsi dan Kota Bengkulu. Seperti yang diakui salah satu pejabat yang minta namanya tidak disebut

Pencalonan nama-nama carateker yang diajukan oleh  Gubernur Bengkulu ke kementerian dalam Negeri mendapat kritik dari Goang Ginaldi Ketua Forum Silaturahmi Pemuda Muratara Bengkulu (FSPMB), menurut Goang Plt Gubernur harus melihat rekam jejak moral dan prestasi calon caretaker. “ Dalam pengusulan nama-nama calon tersebut Plt Gubenur harus mengetahui secara menyeluruh rekam jejak dan prestasi calon caretaker, selain itu diharapkan calon yang ada memiliki kualitas dan kemampuan yang mumpuni serta mempunyai pengalaman menjabat” ujar Goang

Selain memiliki kualitas yang mumpuni dan mempunyai pengalaman menjabat yang paling penting caretaker yang ditunjuk oleh mendagri nanti tidak cacat moral. “ yang paling penting pejabat yang dilantik sebagai caretaker walikota tidak memiliki cacat moral atau skandal perselingkuhan, sebab pejabat caretaker walikota merupakan contoh dan panutan bagi masyarakat” ujar Goang

Terakhir caretaker yang terpilih tidak melakukan politik praktis. “ Kita akan memasuki tahun Politik sehingga diharapkan kepada siapapun nanti yang menjabat sebagai caretaker untuk tidak terlibat politik praktis, itu sangat dilarang oleh undang-undang” pungkas Goang

 

 

 

Komentar