oleh

Jangan Langsung Panik Ketemu Anjing Buas 5 Langkah Simple Mengatasinya

Bengkuluone.co.id,Pernah ngerasa ketakutan ketika bertemu dengan anjing liar di jalanan? Entah itu takut digonggongi, takut digigit, atau takut dikejar. Karena rasa takut yang menguasai pikiranmu terkadang kamu malah melakukan sesuatu yang malah bisa memprovokasi anjing tersebut

1.Jangan panik

via playbuzz.com

Menurut mereka anjing dapat merasakan ketakutan yang ada pada diri manusia. Akan tetapi terkadang karena sikap mereka yang agresif membuat kita ketakutan sehingga tidak dapat berpikir jernih. Jadi ketika dalam kondisi ketakutan dan panik, kita tanpa sadar melakukan hal-hal seperti berteriak, menggerakkan lengan, atau malah lari, yang dimana hal tersebut malah memprovokasi si anjing.

2. Pelankan langkahmu dan berjalan seperti biasa

via ndtvimg.com

Ketika kamu bertemu dengan anjing saat sedang berlari, pelankan langkahmu dan berjalanlah seperti biasa. Berjalanlah menjauhi arah anjing tanpa menatap matanya tapi tetap perhatikan dia melalui ekor matamu. Kalau dia berjalan mendekatimu, coba rentangkan tangan ke samping. Hal itu bisa membuat si anjing kehilangan ketertarikannya padamu.

3. Jangan membuat kontak mata langsung

via cbsnews.com

Kontak mata langsung dapat memicu sikap agresif pada anjing. Menatap mata anjing dapat dianggap sebagai ancaman oleh anjing dan menjadi alasan baginya untuk menyerangmu. Tetap perhatikan anjing tersebut, tapi hindari kontak mata langsung. Hal ini akan membuatnya merasa bahwa kamu bukanlah ancaman.

4. Alihkan perhatiannya dengan benda lain

via shutterstock.com

Apapun benda yang kamu pegang atau yang berada di dekatmu bisa kamu jadikan sebagai penolongmu. Lemparkan barang-barang seperti sepatu, botol minum, kayu, atau tasmu ke arahnya. Benda-benda tersebut bisa menjadi peralih perhatian yang baik dan memberimu beberapa waktu untuk kabur. Kaburnya jangan sambil berlari tentunya.

5. Perintahkan dia untuk pergi

via charliesk-9camp.com

Kalau kamu sudah melakukan 4 cara diatas dan dia masih bersikap agresif, menghadap ke arahnya sambil hindari kontak mata langsung, dan perintahkan dia untuk pergi. Pastikan gunakan suara yang terkesan kuat dan percaya diri, bukan suara melengking atau suara memerintah. Kamu bisa menggunakan nada yang tegas sambil berkata “Pergi” atau kata-kata sejenisnya. Hal ini dapat membuat dia ketakutan dan pergi.

 

Sumber : selipancom

Komentar

Berita Terbaru