oleh

KAMMI Tolak kenaikan Harga BBM

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Puluhan massa aksi dari kesatuan aksi mahasiswa muslim Indonesia (KAMMI) menolak kebijakan pemerintah pusat atas Kenaikan BBM jenis pertalite di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu rabu, (04/04/18)

Masa sebanyak 20 mahasiswa tergabung KAMMI dari masjid menuju kantor DPRD Provinsi Bengkulu, menolak atas kenaikan harga BBM jenis pertalite. Karena dianggap tidak berpihak kepada rakyat, seharusnya pemerintah pusat berpihak kepada rakyat karena harga BBM naik.

Dalam tuntutan aksi sebagai berikut.
-Menuntut pemerintah menjamin kesediaan BBM subsidi untuk masyarakat miskin.
– Menuntut pemerintah mengambil alih pengaturan harga BBM
-Menolak harga kenaikan harga BBM yang menyengsarakan rakyat
-Mendesak DPRD Provinsi Bengkulu untuk menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan masyarakat Bengkulu ke pemerintah pusat kenaikan harga BBM.

Dalam orasi orator aksi Ade putra, kami meminta kepada pemerintah pusat agar tidak menaikkan harga BBM, dengan dinaikkan harga BBM akan menyengsarakan rakyat kecil. Karena BBM bersubsidi masih banyak di nikmati oleh orang-orang yang menengah ke atas dan rakyat miskin hanya sebagian saja yang menikmati BBM bersubsidi saat ini.

“Kami minta kepada pemerintah pusat agar BBM bersubsidi itu benar-benar bisa dinikmati rakyat miskin, kami menolak kenaikan harga BBM saat ini” jelasn Ade putra Orator Aksi

Tidak lama kemudian puluhan massa langsung di temui Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sri Rizky dan Syofwim Saipul, mengapresiasi atas KAMMI sebagai kontrol pemerintah Daerah dalam kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah Daerah.

“Kami sangat mengapresiasi kepada adek-adek, tuntutan ini nanti akan kami sampaikan kepada unsur pimpinan dan pemangku kebijakan DPR RI Bahwa masyarakat Bengkulu menolak kenaikan harga BBM dan BBM bersubsidi harus benar-benar dinikmati masyarakat miskin” sampai Sri Rizky ditengah kerumunan Massa aksi

 

Komentar