oleh

Laki Sadis Pembunuh Istri Di Tanjung Jaya, Terancam Hukuman Mati

Bengkuluone.co.id, Kota Bengkulu –  RS (30) Pembunuh sadis kini harus memempertanggungjawabkan perbuatannya untuk mendekam di sel penjara seumur hidup atau kena hukuman mati.

suami yang tega membunuh istrinya sendiri Erni Susanti (29) itu, dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau pidana seumur hidup.

Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Prastyo, saat gelar ekspos menyampaikan, kejadian berawal ketika pelaku dan korban sering cek cok.

“Sudah sekitar 5 bulan sering cek cok, kemarin puncaknya pelaku menggorok leher korban dan membelah perut korban untuk mengeluarkan bayi korban”, jelas Kapolres, Jumat (22/02/2019).

Dikatakan Kapolres, tersangka ini sebelumnya meminjam sajam jenis parang ke tetangga, lalu parang tersebut disimpan di bawah selimut kamar korban, sehingga pelaku menghabisi nyawa korban.

“Setelah kejadian, pelaku Rs memindahkan bayinya ke kamar lain. Kemudian pelaku sempat memanggil tetangga untuk meminta tolong melihat korban. Lalu pelaku melarikan diri”, ungkapnya.

Lanjut Kapolres, dari pengakuan pelaku cek cok sering terjadi karena alasan handphone. “Empat bulan terakhir itu masalah cabe, belum selesai langsung ke masalah handphone dan tak kunjung ada penyelesaian. Namun, ini masih kita dalami benarkah yang dikatakan pelaku itu”, katanya.

“Korban merupakan istri kedua pelaku. Istri pertama sudah meninggal karena sakit”, sambungnya.

Kapolres menambahkan pelaku juga akan dicek kejiwaannya ke RSJ Soeprapto Bengkulu.

“Ini kasus dugaan pembunuhan berencana dikenakan dengan pasal 340 hukuman mati dan hukum penjara seumur hidup”, tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada Kamis (21/02) kemarin sekira pulul 12.WIB. Dalam kasus ini diamankan barang bukti berupa 1 bilah parang yang ditemukan di dapur rumah korban dengan kondisi masih berlumuran darah. (Lapendos)

Komentar

Berita Terbaru