oleh

Legislator Bengkulu Minta BBM Jenis Premiun di SPBU Stoknya Diperbanyak

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Pasca naiknya harga Bahan Bakar Minyak-BBM jenis pertalite dari harga Rp 7.500 ke Rp 7.600 per liter, secara tidak langsung telah menyita perhatian banyak pihak, termasuk para wakil rakyat di DPRD Provinsi Bengkulu.

Bahkan PT Pertamina diminta dapat menambah pasokan BBM jenis premium ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agar kondisi ekonomi masyarakat tidak semakin terpuruk.

“Kendati kenaikan pertalite hanya Rp 100 per liter, tapi efeknya sangat terasa bagi masyarakat, terutama masyarakat yang ekonominya menengah ke bawah. Mengingat selama ini mereka menggunakan pertalite untuk BBM kendaraan, pasti beralih lagi ke premium,” ujar Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Siption Muhady, di Bengkulu.

Menurutnya, dengan kenaikan itu juga akan berimbas peningkatan konsumsi premium oleh masyarakat, sehingga perlu bagi PT Pertamina untuk menambah pasokan premium ke SPBU.

Pasalnya seperti sekarang, kebutuhan BBM sangat tinggi, lantaran rata-rata masyarakat ekonomi menengah kebawah, dan untuk bekerja dalam memenuhi kebutuhan menggunakan kendaraan bermotor.

“Masyarakat mayoritas menggunakan kendaraan bermotor, sehingga jika BBM jenis bensin tidak ada di SPBU, mau tidak mau membeli pertalite. Kita minta pihak SPBU menyediakan selalu BBM jenis premium,” harapnya, Minggu, (4/2/2018).

Secara terpisah, Sales Executive Retail VI Depo Pertamina Pulau Baai Bengkulu, Denny Nugrahanta ketika dikonfirmasi menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan stock premium dan penyaluran ke SPBU sesuai dengan kebutuhan atau terganting permintaan dari masing-masing SPBU.

“Sejauh ini, naiknya harga pertalite, belum terlihat lonjakan kebutuhan premium. Premium tetap ada di SPBU di wilayah Bengkulu,” pungkasnya singkat.(red-2)

Komentar