oleh

Lelang dan UPTD Belum Berjalan, Legislator Minta Pemprov Bengkulu Segera “Action”

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Lembaga DPRD Provinsi Bengkulu saat ini tengah menyoroti dugaan lambannya kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, yang di duga berimbas pada penyerapan anggaran daerah tahun 2018 ini.

“Coba bayangkan sekarang sudah memasuki awal Maret, namun aparatur untuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang telah terbentuk berdasarkan persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), belum juga terisi. Padahal diketahui anggaran yang disediakan untuk masing-masing UPTD tersebut, sangat besar dan sampai sekarang belum berjalan,” ungkap Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi, Siption Muhady di Bengkulu.

Menurutnya, akibat belum adanya aparatur yang ditempatkan di masing-masing UPTD tersebut, dapat dipastikan anggaran dana yang sebelumnya sudah disediakan, belum akan bisa dicairkan.

“Sekarang sudah hampir memasuki triwulan kedua, namun belum ada gerakan sama sekali. Apa sebenarnya yang terjadi dan kendalanya dimana. Apalagi jabatan Sekda-nya juga sudah defenitif,” katanya, Kamis, (8/3/2018).

Disisi lain untuk gerakan bentuk bangunan fisik, diakui Politisi PKB ini, juga masih sedikitnya OPD yang menyerahkan kegiatan lelang ke Unit Pengadaan Lelang (ULP).
Padahal semestinya, Pemerintah Daerah sudah harus segera ada action-nya dan jangan terkesan lamban seperti sekarang ini, karena masyarakat sudah menunggu.

“Bagaimana langkah Pemprov mengatasi kemiskinan masyarakat, jika pelaksanaan kegiatan terkesan,” sindirnya.

Kendati demikian Ia berharap, permasalahan yang pernah terjadi pada tahun anggaran lalu itu, agar sampai terjadi pada tahun ini.
Oleh karena itu, diharapkan adanya langkah cepat yang akan dilaksanakan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Bahkan jika perlu segera melakukan koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) terkait masalah apa yang menjadi kendala dalam kinerja OPD beserta UPT-nya.

“Masalah lamban realisasi program dan sebagainya ini harus segera diatasi. Jika terus lemban, diperkirakan apa yang ditargetkan Pemprov sebelumnya dikawatirkan sulit teralisasi,” tutupnya.(red-1)

Komentar