oleh

Masyarakat Yang Terkena PHK, Usaha Tutup, dan Tidak Dapat Kerja Segera Dibantu, Ucap Gubernur Rohidin

Bengkuluone.co.id – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menerbitakan surat edaran kepada Bupati/Walikota se-Provinsi untuk mempercepat penanganan wabah Covid-19. Edaran Gubernur diterbitkan sebagai upaya tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 420/2622/SJ tentang Pembentukan Gugus Tugas Corona Virus Disease (Covid-19) Daerah.

Edaran itu berisi permintaan kepada Bupati dan Walikota agar melakukan analisa dampak sosial ekonomi dan mendata masyarakat yang tidak dapat berkerja, masyarakat yang mengalami PHK dari perusahaan dan usaha masyarakat yang tutup akibat wabah Covid-19.

Dari data tersebut, pemerintah Kabupaten/ Kota diminta untuk menganggarkan dana untuk bantuan pembelian bahan pokok pada masyarakat yang terdampak. Gubernur juga meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk melakukan suporting pada usaha-usaha yang tutup akibat kebijakan penanganan wabah Covid-19

Di tempat terpisah, Gubernur juga menyampaikan tingkat kerentanan Provinsi Bengkulu hadapi Pandemi Covid-19 berada pada peringkat 23, dengan indikasi Indeks Ketentanan Provinsi 26,3 persen, Risiko Karakteristik Daerah 12,3 persen, Risiko Kesehatan Penduduk 65,3 persen dan Risiko Mobilitas Penduduk 11,8 persen.

Dengan kata lain persebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Bengkulu secara besar berada pada posisi kerentanan sedang.

“Jadi hingga dinyatakan bahwa di Bengkulu ditetapkan terdapat 2 kasus positif corona, berbagai upaya pencegahan telah banyak dilakukan. Kedepan kita terus berusaha supaya tidak lagi ada kasus positif lainnya dengan langkah-langkah kebijakan yang pemerintah lakukan,” jelas Gubernur Rohidin saat menjadi narasumber Webinar (Web Seminar) Tim Katadata terkait Kesiapan Daerah Hadapi Pandemi Covid-19 “Indeks Kerentanan Provinsi”, di Ruang Posko Peduli Lawan Covid-19 Kabupaten Kepahiang, Jum’at (03/04/2020). (Red)

Komentar

Berita Terbaru