oleh

Memilah Informasi, PWI Benteng Gelar Seminar

BENTENG,bengkuluone.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Selasa (09/11/2021) pagi menggelar seminar bersama OPD dan pihak LSM, di Aula pertemuan Wahana Surya, Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa.

Bertemakan “Cermat Memilah Informasi” Kegiatan tersebut dihadiri berbagai narasumber, yakni Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Bengkulu, Albert Setia Jaya dan Ketua Dewan Kehormatan PWI, Zaky Antoni.

Dalam kesempatan itu, Albert menerangkan bahwa untuk mendapatkan informasi itu ialah hak setiap warga, bahkan hal tersebut juga telah diatur dalam Undang-undang.

Ia menambahkan bagi masyarakat yang dalam proses mendapatkan informasi terjadi sengketa maka dapat mengajukan gugatan pada KIP. Namun demikian, biasanya setiap Pemda telah membentuk PPID sebagai sumber informasi di masing-masing daerah.

“KIP menjalankan fungsinya memastikan bahwa masyarakat mendapatkan haknya terkait informasi. Tapi biasanya Pemda dan lembaga lainnya telah membentuk PPID untuk melayani kebutuhan informasi masyarakat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Zaky Antoni lebih menyoroti peran pers dan wartawan dalam mencari, mengolah dan menyebarluaskan informasi untuk masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa produk jurnalistik memiliki perlindungan hukum, dan apabila bersengketa maka diselesaikan di dewan pers. Yang mana jelas Zaky hal itu sudah menjadi tugas wartawan untuk mencari informasi dan memberitakan sebagaimana arahan UU Pers, bahkan dalam menjalankan tugasnya tersebut wartawan dilindungi hukum serta diikat kode etik jurnalistik. Akan tetapi, jika nanti wartawan melakukan pelanggaran hukum maka ia dapat ditindak sesuai ketentuan yang ada.

“Bila yang dipermasalahkan adalah produk jurnalistiknya maka sengeketa diselesaikan di dewan pers. Namun bila wartawan menjalankan tugas keluar dari norma yang ada, misalnya memeras atau mengancam maka wartawan dapat dijerat ketentuan pidana, seperti yang pernah terjadi di Kepahiang dan Seluma,” beber Zaky

Sebelumnya, Ketua PWI Beteng, Leonardo Febrian mengungkapkan seminar tersebut merupakan rangkaian program kerja PWI Benteng. Seminar tersebut ditujukan memperkaya hasana pengetahuan wartawan, LSM, Ormas dan unsur pemerintah sehingga tercipta harmonisasi dan kerjasama yang baik dengan persepsi yang sama terkait informasi dan tata cara mengeksposnya.

“Selama ini sering terjadi mis komunikasi antara wartawan, LSM, Ormas dan lembaga pemerintah terkait informasi, mana yang menjadi konsumsi publik dan mana informasi terbatas. Melalui seminar ini kami berharap masalah ini clear dan kita semua memiliki persepsi yang sama seputar informasi,” pungkas Leo. (Ben) 

Komentar

Berita Terbaru