Menuju Debat Publik Perdana, Paslon Walikota dan Wakil Mulai Persiapkan diri

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Menghadapi debat publik perdana dengan tema “ekonomi pembangunan” pada tanggal 28 April 2018 mendatang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota, sejumlah Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu mulai mempersiapkan diri dan berharap berlangsung fair dan kondusif.

“Kendati tidak ada persiapan khusus, kami dari Paslon nomor urut empat (4) sudah siap apapun materi debat yang akan disampaikan nanti. Hanya saja untuk penyelenggara, harapannya saat debat nanti bisa berjalan dengan fair dan kondusif,” ujar Calon Walikota Bengkulu dengan nomor urut 4 Patriana Sosia Linda, kepada wartawan.

Sementara secara terpisah, Paslon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut tiga Helmi Hasan-Dedy Wahyudi mengaku, untuk debat perdana, pihaknya telah melakukan persiapan sebagai calon petahana. Bahkan program yang dijalankan pada kepemimpinan sebelumnya akan terus dilanjutkan.

“Kami telah melakukan persiapan, bagaimana agar program-program kepemimpinan sebelumnya dapat terus berjalan. Kemudian debat itu sejatinya bukan debat kusir, tapi mengedepankan gagasan berkompetisi memberikan konstribusi dan pemikiran untuk kemajuan Kota Bengkulu,” kata Calon Wakil Walikota, Dedy, Jumat, (20/4/2018).

Lebih jauh di tanya saat debat perdana nanti kemungkinan besar Calon Walikota Helmi akan hadir, Dedy menyatakan, dari konfirmasi sementara memastikan hadir, tapi saat ini pasangannya masih beribadah.

“Kalau kapan Helmi pulang, saya juga belum dapat memastikan. Hanya saja jika ternyata tidak hadir nantinya, saya siap mengikuti debat nantinya,” tegasnya.

Disamping itu, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu, David Suardi-Baksir menjelaskan, pihaknya bakal melibatkan akademisi dan praktisi dalam menyusun visi dan misi dalam menghadapi debat kandidat yang merupakan salah satu tahapan Pilwakot.
“Kita akan manfaatkan ajang debat kandidat itu, meraih simpati dari masyarakat Kota Bengkulu, agar dapat memberikan kepercayaan kepada kami (David-Bakhsir,red) dalam menjadi pemimpin Kota Bengkulu untuk 5 tahun kedepan,” katanya.

Kendati demikian Ia juga berharap, dalam debat kandidat nantinya, pihak penyelenggara harus memberikan ruang dan waktu yang sama terhadap para kandidat. Dalam artian penyelenggara debat kandidat harus tetap netral.

“Harapan kami tidak ada kandidat Paslon merasa dirugikan dalam debat nantinya, karena debat kandidat juga merupakan pertarungan untuk meraih simpati dari masyarakat,” imbuhnya mengakhiri.(red-2)

Komentar