oleh

Pasukan Pacific Partnership Lakukan Kegiatan Kemanusian dan Misi Kesiap-Siagaan Bencana di Bengkulu

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Kasum TNI AL Laksana Madya TNI Didit Herdiawan, Senin, (2/4/2018) secara resmi membuka latihan bersama pasukan Pacific Partnership yang merupakan kegiatan bantuan kemanusiaan multilateral tahunan, dan misi kesiap-siagaan bantuan bencana terbesar yang diadakan di Indonesia bergulir secara resmi, di halaman kantor Gubernur Bengkulu.

Menurut Kasum TNI AL Laksana Madya TNI Didit Herdiawan, latihan bersama ini merupakan lanjutan dari dua tahun lalu yang dipusatkan di Kota Sumatera Barat. Dimana kegiatan ini melibatkan banyak unsur terdiri dari TNI, masyarakat dan Pemerintah Daerah.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah tepat dalam memperat hubungan internasional kedua negara besar. Apalagi Provinsi Bengkulu masuk wilayah rawan bencana, dan sejalan dengan kegiatan Pacific Partnership, dengan menguji standarisasi komando penanganan tanggap bencana,” harapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas-Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyambut baik kegiatan tersebut, karena dapat menjadi salah satu ajang promosi terbaik untuk memperkenalkan Provinsi Bengkulu ke tingkat Internasional.

“Kita yakini kegiatan ini akan memberikan dampak ekonomi bagi Bengkulu,” katanya.
Disamping itu, Duta Besar Amerika Serikat, Joseph Donovan menjelaskan, tahun 2018 ini merupakan kegiatan keenam kali diselenggarakan di Indonesia sejak pertama kali digelar pada 2006.

Dimana Pacific Partnership merupakan bantuan kemanusiaan multilateral tahunan dan misi kesiapsiagaan bantuan bencana terbesar yang diadakan di Indonesia, dan juga kegiatan ini sungguh merupakan kemitraan antar negara di wilayah Pasifik.

“Selama di Indonesia lebih dari 800 personil militer dan sipil dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Prancis, Korea Selatan, Singapura, dan Jepang, akan ikut ambil bagian dan akan bekerja secara berdampingan dengan personil TNI serta para anggota komunitas lokal di Bengkulu untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat kemitraan regional, dan mengembangkan kerjasama multilateral untuk kesiapsiagaan terhadap bencana dan persatuan regional ini,” tukasnya.(red-1)

Komentar