oleh

Pencairan Dana Desa 2018 dibagi Dalam Tiga Tahap

 

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa-PMD Provinsi Bengkulu menyebutkan, alokasi Dana Desa-DD untuk Provinsi Bengkulu pada tahun 2018 ini mengalami penurunan dari tahun 2018 lalu.

Pada tahun lalu Rp. 1,03 triliun, sedangkan di tahun ini kurang lebih Rp. 900 milyar.

“Penurunan DD untuk 1.341 desa tersebut disebabkan kebijakan baru, terkait formulasi penetapan anggaran DD,” ujar Kepala Dinas PMD Provinsi, Ali Sadikin, Kamis, (25/1/2018).

Selain itu untuk pencairannya juga mengalami perubahan, khususnya pada semester pertama

“Sebelumnya pencairan dana DD, dari dua semester, semester pertama sebesar 60 persen dengan cair antara Maret sampai Juni, dan semester keduanya 40 persen dengan cair antara Juli sampai Oktober. Tahun ini semester satu dibagi dua, 20 persen minggu ketiga Januari sampai Juni dan 40 persen berikutnya pada Maret sampai Juni. Kemudian untuk 40 persen lagi, tidak ada perubahan,” jelasnya.

Lebih jauh Ali menerangkan, untuk proses pencairan DD semester pertama tahap awal tahun ini, pihaknya belum menerima laporan dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi, terkait pencairan beberapa desa yang sudah dan belum mencairkan DD. Hanya saja yang jelas dalam pencairannya dibuka dalam minggu ketiga ini.

“Perbandingan perdesa pada tahun lalu mendapatkan DD terendah sekitar Rp. 700 juta lebih dan tertinggi mencapai Rp. 900 juta lebih. Saya rasa pada tahun ini tidak ada perbedaannya dan tinggal jumlah kecil dan besar yang diterima sesuai kebutuhan desa setempat,” paparnya.

Ditambahkan, dari total DD tahun ini peruntukannya tetap tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya, yakni adanya program prioritas dan program lain yang disesuaikan dengan kebutuhan desa, hasil musyawarah antara Kades, BPD dan tokoh masyarakat.

“Empat prioritas, pembangunan Embung Desa, Sarana Olahraga Desa, BUM-Des dan produk unggulan desa. Lalu kegiatan lainnya, pembangunan infrastruktur dasar, sesuai kebutuhan desa setempat,” tutupnya. (red-3)

 

Komentar