oleh

Petani di Dekat TNKS Rejang Lebong Dapat Pinjaman dari Pemerintah

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Sejumlah masyarakat petani yang berdomisili tidak jauh dari Taman Nasional Kerinci Sebelat-TNKS, dan tergabung dalam Koperasi Unit Desa-KUD Ngudi Rukun di desa Kayu Manis, Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, mendapat fasilitas pinjaman pembuatan tanaman penghasil Hasil Hutan Buka Kayu-HHBK, jenis Aren.

“Fasilitas pinjaman pembuatan tanaman penghasil HHBK jenis Aren ini, merupakan kali pertama se-Indonesia. Sehingga pemberian ini dinilai memang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan usahanya, dan mereka juga turut bertanggungjawab dalam melestarikan TNKS,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan-LHK Provinsi Bengkulu Agus Priambudi, di Bengkulu.

Diakui, TNKS saat ini merupakan salah satu kawasan hutan yang berfungsi sebagai paru-paru dunia dan penyeimbang ekosistem. Dimana TNKS yang masuk dalam wilayah Provinsi Bengkulu mulai dari Kabupaten Bengkulu Utara, Lebong dan Rejang Lebong.

“Untuk luas HHBK komoditi Aren mencapai 80 hektar dan anggota atau petani yang tergabung dalam KUD Ngudi Rukun sekitar 50 orang,” katanya, Minggu, (4/3/2018).

Lebih jauh ditambahkan, untuk nilai maksimal pembiayaannya, mencapai Rp 2,6 miliar dan tanamannya jenis aren, dengan minimal jumlah 16.000 batang. Sementara jangka waktu pinjaman maksimal 10 tahun, dengan grace pinjaman maksimal 7 tahun.

Sedangkan untuk KUD sendiri jaminannya berupa tanaman aren seluas 80 hektar.
“Diharapkan dengan pemberian pinjaman tersebut masyarakat setempat menjadi teladan bagi kelompok masyarakat lainnya, karena tugasnya juga ikut menjaga kelestarian hutan,” tutupnya.(red-2)

Komentar