Puslitbang Polri Gelar Penelitian Strategi Pengembangan SDM Polisi Siber di Polres Rejang Lebong

Rejang Lebong – Puslitbang Polri menggelar kegiatan penelitian bertajuk “Strategi Pengembangan SDM Polisi Siber (Police Cyber) di Satuan Kewilayahan dalam rangka mewujudkan Polri 4.0”. Acara ini diselenggarakan di Polres Rejang Lebong dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan personel polisi dalam menghadapi tantangan di era digital.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Analis Puslitbang Polri, Kombes Pol Ade Djadja Subagdja Yudistira, S.I.K., M.H., tiba di Polda Bengkulu untuk memulai tahap pelaksanaan penelitian. Kedatangan tim peneliti disambut langsung oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda Trisno Tampubolon, SH., S.I.K., M.H.,yang menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas SDM polisi di wilayahnya.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Ade Djadja Subagdja Yudistira menegaskan pentingnya pengembangan SDM polisi khususnya dalam bidang cyber, mengingat peran teknologi informasi dan komunikasi yang semakin dominan dalam kehidupan masyarakat modern. Dia juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas polisi dalam menghadapi ancaman di dunia maya yang semakin kompleks dan berkembang pesat.

Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda Trisno Tampubolon, mengapresiasi inisiatif Puslitbang Polri dalam mengadakan penelitian ini di wilayahnya. Ia menyatakan komitmen Polres Rejang Lebong untuk mendukung penuh kegiatan tersebut serta berharap hasil penelitian dapat menjadi pedoman dalam merumuskan strategi pengembangan SDM polisi siber yang efektif dan adaptif.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan cyber di tingkat lokal, sejalan dengan visi Polri 4.0 yang mengutamakan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial masyarakat. Dengan kolaborasi antara Puslitbang Polri, Polres Rejang Lebong, dan pihak terkait lainnya, diharapkan tercipta ekosistem keamanan cyber yang tangguh demi kesejahteraan dan keamanan bersama.

Komentar