oleh

Rute Rencana Pembangunan Jalan Tol Lewati 4 wilayah Kabupaten dan Kota Harus Jelas

Bengkulu-bengkuluone.co.id : Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama 4 Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu, Rabu, (6/12/2017) melakukan rapat rute mengenai rencana pembangunan jalan tol yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dari rapat tersebut terungkap masing-masing Pemkab dan Pemkot, meminta kepastian rute mengenai rencana pembangunan jalan tol dimaksud.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi, Oktaviano mengatakan, Pemprov telah menampung sumbang saran dari Pemerintah Kabupaten/Kota, mulai dari Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkul Tengah, dan Kota Bengkulu yang akan dilalui jalan tol.

Sehingga hasil rapat dengan pokok bahasan elevasi lahan yang relatif datar, dan tidak melalui kawasan yang sulit dibebaskan ini, akan disampaikan dalam rapat bersama BPJT.

“Kita ketahui, kebutuhan lahan untuk pembangunan jalan tol ini tidak sedikit.

Dimanameminta lebarnya 150 meter dengan panjang 95 Kilometer (KM). Artinya lahan yang dibutuhkan sangat luas. Apalagi setelah ini, tim pusat akan meninjau titik-titiknya,” ungkapnya, Rabu, (5/12/2017).

Sementara itu, Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid menjelaskan, sangat penting bagi daerah untuk mengetahui kepastian rutenya, agar pihaknya bisa membantu mengamankan jalur-jalur yang akan dilalui, soal rencana pembangunan jalan tol tersebut.

Bahkan dari rapat, untuk rute yang disampaikan baru perkiraan saja. Artinya belum defenitif, karena baru pada Jum’at tanggal 8 Desember lusa, pihak Pemprov akan rapat dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementrian PUPR.

“Penting bagi kita untuk mengetahui rute defenitif, terlebih rencana pembangunan jalan tol itu sepanjang 95 Kilometer (Km) dengan kebutuhan lahan lebarnya 150 meter.M Mengingat nantinyajalan tol tersebut digandeng dengan rencana pembangunan rel kereta api. Apalagi untuk Kabupaten Kepahiang sendiri, selain diprediksikan melalui lahan atau pemukiman masyarakat, juga melalui kawasan Hutan Lindung Bukit Daun dan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba,” pungkasnya.(red-3)

Komentar