oleh

Sebagai RS Rujukan Covid, RSUD Benteng Tetap Layani Pasien Umum

BENTENG, bengkuluone.com – Menindak lanjuti SK Gubernur No 5.234 Dinkes Tahun 2020 tentang penetapan rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging tertentu provinsi bengkulu, Bupati Bengkulu Tengah (Benteng) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti SOP dari Dinas Kesehatan agar terhindar dari penyebaran wabah virus corona (covid-19).

“Sesuai surat keputusan gubernur tentang RS rujukan, kita pemerintah daerah tentuhnya akan menyiapkan berbagai keperluan rumah sakit, mulai dari ruang isolasi maupun perlengkapan lainya,” ujar Bupati Bengkulu Tengah, Dr. H. Ferry Ramli, SH, MH saat dikonfirmasi awak media disela sela rapat perkovinda, Rabu (27/05/2020).

“Tadi sudah kita sampaikan dengan pak sekda kalau memang ada sarana dan prasarana yang kurang, buat aja gedung isolasi lagi sehingga tidak menular dengan yang lain,” pungkasnya.

Disisi lain Dirut RSUD Benteng Dr. Listikarini Hillen Widiastuti menuturkan menyikapi keputusan tersebut, terhitung saat ini pihaknya sudah membuka layanan terhadap pasien covid -19. Bahkan dia berujar segala kebutuhan sudah dipersiapkan mulai dari persiapan ruang isolasi.

“Ruang isolasi sudah ada, untuk sementara ada dua kamar dengan kapasitas delapan tempat tidur,” ungkap Hilen.

Ia menjelaskan, khusus bagi perwat yang menagani pasien covid pihaknya sudah menyediakan asrama khusus bagi mereka. Karana berdasarkan aturan untuk perawat yang menangani covid itu tidak diperbolehkan pulang hingga wabah covid benar benar dinyatkan hilang.

“Untuk mejaga keamanan dan memberi pelayanan maksimal tentunya para perawat tidak diperbolehkan pulang dan tetap stanby di asrama hingga waktu yang tidak bisa ditentukan,” tegas Hilen.

Hilen meluruskan, meskipun sudah ditetapkan sebagai RS rujukan berdasarkan SK gubernur bukan berarti seluruh pelayanan difokuskan kepada pasien covid, melainkan hanya sebagai penambahan tugas sebagai pelayan kesehatan. (ben)

Komentar

Berita Terbaru