oleh

Temui Pendemo, Ini Kata Budiman Ismaun

Bengkulu-bengkuluone.co.id, Baru menjabat Kepala Dinas Pendidikan Nasional Budiman Ismaun di demo oleh Kersatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bengkulu.

Dalam tuntutan demontrasi yang dimotori KAMMI Bengkulu agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu lebih memperhatikan pendidikan mendapat respon positif dari kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun. 

Budiman Ismaun menjelaskan alasan dia menandatangani tuntutan KAMMI karena tuntutan itu sesuai dengan kepentingan kita bersama.

“9 point yang diusulkan oleh KAMMI sangat positif dan kami mengapresiasi itu,” kata Budiman, Kamis (15/02/2018).

Ia menyampaikan, peran Dinas Pendidikan adalah untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ingin membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. “Namun semua ini tentu tidak bisa dipikul oleh Dinas Pendidikan saja, semua harus ada kerja sama dari Pemerintah dan orang tua,” terang Budiman.

Ia pun menegaskan agar orang tua tidak sekedar memberikan fasilitas saja kepada anaknya, tapi harus mengontrol, dipastikan juga anaknya belajar dengan baik atau tidak.

Sementara anak-anak yang nakal, kata Budiman, biasanya luput dari pengawasan orang tua hingga tidak terkontrol seperti anak-anak usia SMA yang masih identik dengan kenakalan remaja. “Jadi pengawasan terhadap anak sangat penting dilakukan secara intensif,”  tandasnya.

Berikut 9 poin tuntutan yang disampaikan KAMMI ke Dinas Pendidikan :

1. Penambahan jumlah jam mata pelajaran agama di sekolah-sekolah

2. Seluruh siswa wajib mengikuti ekskul kerohanian

3. Seluruh siswa (muslim) wajib berbusana syar’i

4. Sekolah wajib mengadakan jum’at religi sebagai ujung kreatifitas siswa islami

5. Seluruh siswa dan guru wajib solat berjamaah disekolah

6. Guru wajib memberikan motivasi pagi keseluruh siswa

7. Mewajibkan kepada seluruh orang tua/wali murid untuk bisa mengantar dan menjemput anak disekolah

8. Menghimbau kepada orang tua/wali murid agar bisa memberikan perhatian lebih kepada anak-anaknya dan memantau pergaulan anak diluar sekolah dan rumah

9. Penerapan kembali mata pelajaran P4 (Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila).

Komentar