oleh

Plt Gubernur Bengkulu Paparkan Potensi Daerah dihadapan Menteri BUMN

bengkuluone.co.id. Bengkulu : Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dihadiri langsung Menteri BUMN, Rini M Soemarno, di Bengkulu, dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menyampaikan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki ada di Provinsi Bengkulu.
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, keberadaan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu yang saat ini terus bergerak lebih maju. Apalagi dengan perkembangan kepelabuhan seiring dengan pembangunan infrastruktur pendukung kepelabuhan, ditambah telah mulai dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di kawasan Pelabuhan Pulau Bai, harapannya Bengkulu kedepan bisa menjadi pintu gerbang perekonomian Pulau Sumatera.
Bahkan jika di dukung dua Proyek Strategis Nasional-PSN berupa jalan tol dan rel kereta api dari Lubuk Linggau menuju Kota Bengkulu, direalisasikan.
“Saya harapan dukungan kepada Menteri BUMN dan direksi BUMN, bisa mendukung persetujuan hibah lahan Pelindo II Bengkulu seluas 11,8 hektar untuk pembangunan pemukiman nelayan, termasuk dukungan untuk menjadikan Bandara Fatmawati menjadi Bandara Internasional dengan dikelola oleh BUMN,” harapnya, Rabu, (22/11/2017).
Disamping itu, Menteri BUMN Rini M. Soemarno menkelaskan, pokok bahasan dalam Rakor ini diantaranya membahas rencana kinerja dari BUMN pada tahun 2018 mendatang.
“Banyak yang kita bahas dan khusus rencana kerja itu menyangkut persoalan anggaran dan juga masalah aset. Lalu saya juga menanyakan penyaluran Coorporite Sosial Responsibility (CSR) dari seluruh BUMN yang ada,” terangnya.
Sementara dari pantauan, Rakor BUMN di Bengkulu diawali dengan rapat tertutup Menteri Rini Soemarno dengan seluruh direksi BUMN yang ada se Indonesia.
Kemudian dilanjutkan dengan Workshop.(red-3)

Komentar