oleh

Legislator Sarankan Pemda di Bengkulu Sediakan Dana Suport Program KB

bengkuluone.co.id : Guna menekan laju pertumbuhan penduduk di Provinsi Bengkulu yang masih tinggi, diperlukan langkah kongkrit untuk mengantisipasinya.
Mengingat penyebab masih tingginya laju pertumbuhan penduduk itu, diantaranya menempatkan Bengkulu urutan ke 6 dalam pernikahan dini. Sehingga secara tidak langsung imbasnya pertumbuhan penduduk Indonesia menduduki peringkat nomor 4 terbesar di dunia.
“Untuk menekan ledakan jumlah penduduk di wilayah Bengkulu ini, bisa dilakukan dengan cara menerapkan program Keluarga Berencana (KB) kepada masyarakat dan kader KB, dengan memiliki 2 anak cukup dan mencegah perceraian serta terjadinya pernikahan dini, seperti untuk wilayah Kabupaten Mukomuko sebagai daerah tertinggi angka pernikahan dini-nya,” ungkap Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati, di Bengkulu.
Menurutnya, penerapan program tersebut dinilai cukup efektif. Dimana ledakan jumlah penduduk Indonesia diprediksikan secara nasional akan menembus 330 juta jiwa. Tetapi hanya menjadi 260 juta jiwa.
“Kita minta BKKBN terus gencar melakukan sosialisasi program KB di masyarakat. Harapannya laju pertumbuhan di Bengkulu yang dinilai masih tinggi ini, bisa ditekan dan jumlah penduduk di Indonesia bisa lebih stabil lagi,” katanya.
Selain itu Ia juga meminta, partisipasi dari Pemerintah Daerah mulai tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota di Bengkulu, agar menyediakan dana untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Pasalnya selama ini anggaran untuk program ini, baru disediakan oleh pihak BKKBN melalui dana APBN nya.
“Kita minta untuk menekan lajunya jumlah penduduk di Bengkulu jangan hanya mengandalkan dana APBN saja. Tidak ada salahnya dianggarkan juga dalam APBD setempat,” pintanya mengakhiri.(red)

Komentar